Pola Pikir
Nama : Ahmad Haris Hidayat
NPM : 15120334
Kelas : 7A
Pola
Pikir
Saat kita hendak sholat, dalam membaca niat sangat penting
membaca lafaz “mustaqbilal qiblati”. Karena pada dasarnya kiblat kita menghadap
kakbah dan kita tidak mengetahui posisi kita menghadap sudah benar-benar lurus
menghadap kiblat.
Kita punya kehendak, namun dalam kehendak/ keinginan kita
tidak harus, kita paksaan kepada orang lain walaupun itu baik. Contoh saat kita
mau menunaikan ibadah sholat dan mengajak teman kita. Namun ketika kita
mengajaknya dia menolak/ ingin nanti saja. Dalam posisi ini kita tidak dapat memaksanya
karena itu bukan cara islam atau kita tidak punya hak untuk memaksakan hal
tersebut. Yang terpenting kita sudah mengajaknya karena hidayah bukan kita yang
memberi tapi kita penyalur mereka lah yang mengambil.
Berbicara tentang cinta. Cinta itu tidak dapat dilihat,
namun realitanya bisa kita lihat dan kita pahami serta dapat dipelajari. Cinta
tidak perlu dicari dimana, namun berusaha untuk mendapatkannya.
Cinta, suatu hal yang tak dapat dilihat namun bisa dirasakan
keindahannya. Serta dapat dipelajari. Cinta itu tidak perlu di temukan dimana,
tapi cinta itu diusahakan untuk dapat mendapatkannya.
Penelitian menunjukkan hewan paling cerdas di dunia adalah
gagak. Dalam komunitas mereka punya system seperti kerjaan. Mereka punya
pembagian tugas masing- masing. Contoh kisah kecerdasan burung gagak ada pada
zaman nabi adam yaitu para peristiwa pembunuhan qobil kepada habil. Dalam peristiwa
tersebut qabil bingung mau diapakan habil. Dan pada saat itu juga Allah
mendatangkan 2 ekor burung gagak di hadapan qobil. 2 ekor burung tersebut
saling melukai dan akhirnya salah satu dari mereka ada yang mati. Allah
seketika itu menunjukkan bagaimana cara mengubur mayat. Si burung menggali lubang
dengan cakarnya dan kemudian memasukkan burung gagak yang telah mati kedalamnya
dan menguburnya dengan tanah. Dari sanalah qobil meniru cara mengurus mayat
habil yang telah mati dan dari peristiwa tersebut kita mengenal cara mengurus
jenazah.
Tentang ilmu, ilmu yang sudah kita dapat dalam jenjang
pendidikan selama ini akan hilang lama kelamaan jika tidak pernah kita
praktekkan/ pakai. Ilmu bisa kita ibaratkan sebagai kekuatan. Tapi kekuatan ini
tidak boleh kita gunakan untuk mencari kekurangan dan kelebihan/ menilai seseorang.
Manusia sejatinya memiliki kedudukan sejajar atau saling
begantung. Yang mana manusia saling bergantungan dengan manusia lainnya. Dalam berpikir
manusia mencari peristiwa-peristiwa penting dalam hidup, kehidupan dan
penghidupan. Dalam Bahasa Jawa disebut dengan istilah “ Urip, Kauripan dan
Panguripan”. Masing-masing istilah tersebut hampir sama namun memiliki makna
yang berbeda-beda.
Pertama, kata “urip” berarti hidup, yang mempunyai makna
secara ruh berwujud dan terlihat. Manusia di dunia ini akan menemui yang
namanya hidup. Rata-rata umur manusia Indonesia sekarang ini adalah dikisaran
60 sd 70 tahun. Mari kita sama-sama hitung, usia kita saat ini. Coba anda
perkirakan sampai usia berapa kita akan hidup? Masih berapa lamakah usia kita?
Dalam hidup yang sudah kita jalani ini, sudah bermanfaatkan untuk diri sendiri,
keluarga dan orang lain? inilah makna hidup dimana kita telah menjalaninya dan
akan menjalaninya sampai dengan kita meninggal dunia. Hidup adalah benda yang
diberikan nyawa oleh Tuhan sehingga mampu bergerak,atau benda yang
diberi mesin oleh manusia sehingga juga bisa bergerak.,dengan diberi tanda
on/off. jadi hidup adalah hanya bisa bergerak,tanpa bisa berkreasi
sendiri,ketergantungan dengan tanda “on/of” yang tidak mempunyai kemauan untuk
berkembang.
Kedua, kata “kauripan” berarti kehidupan, yang didalamnya
terkandung nilai-nilai kehidupan. kehidupan artinya,lebih majemuk dibandingkan
dengan hidup ,berwarna-warni dengan berbagai macam keinginan,kemauan,ambisi
,emosi dan lain lainya sehingga timbul persoalan atau permasalahan, dari masing
masing individu ,klompok dan komunitas yang digabung sehingga menjadi persolan yang
lebih luas, ini menimbulkan suatu tantang untuk ingin menaklukkan untuk
kepuasan batin dan meningkatkan nilai tambah .
Ketiga, kata “panguripan” berarti penghidupan, yang
didalamnya terkandung materi-materi hidup dan kehidupan. Untuk menjalani
hidup ini kita butuh yang namanya penghidupan atau sesuatu yang dikerjakan oleh
kita supaya menghasilkan sesuatu (gaji, uang, makanan) yang digunakan untuk
hidup kita. Penghidupan banyak sekali yang bisa kita lakukan seperti profesi
guru, dokter, pegawai bank, wiraswasta ataupun harus merantau keluar negeri
untuk mencari Penghidupan.
Komentar
Posting Komentar